Make your own free website on Tripod.com
Searching
Student Today Leader Tomorrow (Siswa hari ini Pemimpin besok)

Groups SMK Negeri 1 Pinrang

Login
Username
Password

 

Cerpen

Namaku Arif Rachman, anak pertama dari 3 bersaudara. Kedua adikku perempuan, Rita dan Sari. Disekolah aku dudk kelas V SD. Sebagai anak pertama aku merasa orang tuaku membedakan dirku dan adik-adikku. Terutama ibuku, beliau terkesan sangat menyayangi mereka.
Kemarin sore, aku protes karena ibuku hanya memberikan coklat untuk adik. "Bu ! mana coklat untuk saya ? kenapa sih saya tidak pernah diperlakukan secara adil ?" tanya arif sambil bersungut-sungut.
"Duh ... Arif kan udah besar, tidak boleh iri seperti itu, "jawab Ibu sambil tersenyum. "Tapi, Rita dan Sari selalu ibu manjakan. Boleh main kapan saja, boleh main ini, main itu ! sedangkan saya harus belajar dan belajar."
"Ayah dan ibu sayang dengan Arif, makanya kamu harus rajin belajar dan tidak boleh dimanja, "Ibu menjelaskan. "Ya ..sudalah. Arif jadi pusing ! "jawab Arif sekenannya.
Kenakalanku disekolah semakin menjadi, sampai-sampai aku dihukum bu guru untuk mengelilingi lapangan sekolah. Aku dihukum karena sewaktu istirahat aku berkelahi dengan Iwan. Dia kupukul dengan penghapus papan tulis. Karena aku memukul terlalu keras, kepalanya kemudian berdarah, dia harus dibawa kerumah sakit. Esok harinya, kedua orang tuaku dihadap wali kelas dan kepala sekolah, aku pun berada disana, lau kepa sekolah bicara, "begini bapak dan ibu, putra bapak melukai temannya kemarin siang, bukan itu saja, arif ini juga sering mengganggu temannya. Mulai dari memukul, mengambil buku teman dan lain-lain."
Sebenarnya Arif anak yang pintar, kata ibu susi menambahkan. "tetapi terlalu agresif terhadap teman-temannya."
Kami mohon maaf atas kelakuan Arif disekolah. "ibu menjawab dengan sedih. "Kami tidak menyangka kalau Arif senakan itu," lanjutnya.
Mendengar perkataan yang memelas yang keluar dari mulut ibu, hatiku menjadi sedih sekali. Ya, memang aku nakal, tetapi tidak seharusnya aku menyakiti teman-temanku, apalagi perasaan ibuku. Tapi tidak ! Aku nakal karena aku merasa mereka hanya sayang pada adik-adikku. Hati kecil Arif berontak.
Sore itu Ayah pergi keluar kota. sebelum berangkat ayah berpesan agar aku tidak nakal.
"Arif, Jaga ibu dan adikmu ya .. dan jangan menggoda adikmu ayah akan pulang satu minggu lagi," ayah berpesan.
Setelah ayah pergi, timbul niatku untuk mengganggu Sari, adikku.
"Ayo, sini ... Berikan bonekamu ! bentak Arif. "jangan dong kak Arif, Sari kan sedang main," jhawab Sari.
"Cepat berikan ! kalau melawan kakak pukul nih !" bentak Arif lagi. "jangan ... ibu ... kak Arif nakal," teriak Sari.
Akhirnya aku rebut boneka sari dan diapun menangis.
Sudah empat hari ayah pergi dan dirumah aku selalu membuat keributan.
Sepulang sekolah aku kaget melihat ibu sedang tiduran di kamar dan wajah ibu pucat.
"Ibu ... ibu kenapa ? Apa ibu sakit ?" tanyaku ibu hanya mengangguk. Sari dan Rita sedang menangis disamping ibu. "Rita, Ibu kenapa ?" tanyaku sambil duduk dipinggir tempat tidur.
Entahlah kak, tadi sehabis mencuci pakaian, ibu merasa pusing. Lalu Rita suruh tidur saja.

Aku langsung kerumah pak RT, yang kebetulan rumahnya disamping rumah kami.
"Pak ... Pak RT, ibu saya sakit, Pak..!"
"Eh nak Arif, ada apa kok teriak-teriak?" Bu RT menjawab.
"Ada bapak bu ?" tanyaku.
"Oh.. bapak lagi sedang bekerja, memangnya ada apa ?"
"ibu saya sakit, Bu. Wajah beliau pucat, dan tubuhnya pun panas !"
"Oh ya !~ Ayo cepat kita tengok !" lalu bu RT bergegas menengok ibuku yang sedang terbaring lemah.
"Duh .. suhu tbuh Bu Arif sangat tinggi. Hampir 40 Derajat Celcius. Mari saya antar kerumah sakit. Bu," ajak bu RT sambil memegang kening ibuku.
"Arif mari bantu ibu. Ibumu akan saya bawa kerumah sakit jadi jangan pergi kemana-mana dan kamu tak boleh nakal, mengerti ?" kata ibu RT sambil memapah ibu keluar.
"Iya, Bu. " Aku hanya dapat menundukkan kepalaku. dan tak terasa air mataku menetes. Ya, Ku menangis. Aku sangat sedih mungkin aku terlalu nakal, tidak pernah membantu ibu sehingga ia terlalu lelah, Ya Allah, maafkanlah aku yang tidak pernah membantu dan selalu menyusahkan ibu.
Dua jam kemudian, ibuku dan Bu RT tiba dirumah, lalu ibu dibaringkan ditempat tidur. Kemudian Bu RT Menghubungi neneku yang berada di Bogor. sepertinya, nenek menanyakan keadaan ibu. lalu Bu RT Mengatakan, "begini. Dokter bilang ibu Arif terlalu lelah, jadi harus banyak istirahat serta harus menenangkan pikiran, agar tidak, stres. itu saja."
Setelah menutup telepon, bu Rt mengatakan bahwa nenekku akan datang nanti malam.
"Bu .. ibu makan ya nanti Arif suapin," kata Arif sambil memijit kaki ibuvnya.
"Tidak usah Rif, ibu tidak nafsu makan. Ibu makannya nanti saja," Jawab ibu lemah.
Setelah shalat maghrib, aku tidak meninggalkan kamarku, dan aku teringat, dua hari lagi adalah peringatan hari Ibu. aku kembali sedih, karena kini ibu terbaring lemah.
Semalam nenek datang diantar supir keluarga. kedatangan nenek tidak menghilangkan rasa sedihku. Tetap saja aku merasa bersalah pada ibu.
Dua hari belakangan ini, aku merasa ada yang hilang. ya, aku tidak merasakan Ibuku yang lezat, tidak dibimbing selagi belajar, tidak disiapkan pakaian. Kini semua tugas itu digantikan nenek.
Aku berjanji bila ibuku sehat, akau akan berubah jadi anak yang sholeh, yang patut kepada orang tua. Ya, Allah, sekali lagi pintaku, sembuhkanlah ibu.
Tadi pagi aku dikejutkan oleh senandung ibu. Ya, ibu sedang didapur, membuatkan sarapan pagi untuk kami.
"Ibu.. ibu ? ibu sudah sehat ?" tanya Arif. "iya Rif, ibu sudah sehat, jawab ibu sambil tersenyum. ini kan berkat doa Arif juga."
"ibu, maafkan Arif ya... Arif janji tidak nakal lagi."
"Iya ibu maafkan, ibu percaya kamu tidak akan nakal lagi."
Akhirnya pagi itu kami makan bersama. "Wah enakya masakan ibu," Kata Rita. "Oh ya, kami ingin mengucapkan selamat hari ibu dan kami semua menyayangi ibu."
Kalian." balas ibu terharu.

Program Keahlian
- Akuntansi
- Multi Media
- ADM Perkantoran
- Penjualan
- Busana
Organisasi
- Osis
- Pramuka
- PMR
- Remus
- Drum Band
- KIR
- Mading
- KOPSIS
Unit Produksi
- Kantin
- Pertokoan
- BMS (Bank Mini Sekolah)
- Pegadaian Mini
- Wartel
- Warnet
Kegiatan Extra Kurikuler
- Kursus BHS. Inggris
- Kursus Mengetik
- Kursus Komputer
- Kursus Menjahit
- LKS
- Kempo
ICT Center Pinrang
Lain-Lain
- Jadwal Sholat
- Iptek
- Kesehatan
- Flora & Fauna
- Cerpen
- Agama
Copyrigth © 2006 By : Webmaster SMK Negeri 1 Pinrang
ICT Center Kabupaten Pinrang

E-mail : ictcenter_pinrang@yahoo.co.id

SMK Negeri 1 Pinrang, Jl. Langnga TassokkoE, No. Telp. (0421) 924789). Terima kasih telah berkunjung di Website kami.